Ternyata, Ini Alasan Kenapa Ibu Hamil Wajib Periksa Kesehatan Gigi dan Mulut!

rekomendasi dokter gigi Jakarta terbaik

Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang optimal, maka harus dilakukan perawatan secara berkala di seluruh rentang usia dari bayi hingga lansia, termasuk pada ibu hamil. Ibu hamil wajib periksa kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi karena keadaan rongga mulut ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi bayi yang dikandungnya. Itulah mengapa kunjungan berkala ke klinik dengan rekomendasi dokter gigi Jakarta terbaik perlu dilakukan. Kunjungan ini pun perlu dilakukan bahkan sebelum kehamilan berlangsung, seperti pada saat mulai merencakanan pernikahan.

 

Pemeriksaan Gigi dan Mulut Calon Pengantin

Buat janji dengan dokter gigi sebelum hamil. Sehingga, gigi dan mulut calon pengantin ataupun calon ibu dapat dibersihkan secara professional. Segala masalah kesehatan mulut dan gigi, termasuk gusi, dapat ditangani sebelum kehamilan dimulai. Hal tersebut karena kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi bayi yang dikandungnya nanti.

Ibu yang menderita infeksi periodontal ketika hamil, memiliki risiko lebih besar melahirkan bayi dengan berat lahir rendah ataupun mengalami kelahiran prematur. Calon ibu harus sadar terkait pentingnya kesehatan gigi-mulut. Sehingga tidak ada kesalahpahaman, seperti keyakinan bahwa kehilangan gigi dan perdarahan di mulut adalah “normal” selama kehamilan. Merawat gigi dan mulut sebelum kehamilan dimulai adalah pilihan bijak untuk melindungi sang buah hati nanti.

 

Perawatan Gigi dan Mulut ketika Hamil

Perawatan gigi dan mulut dapat dilakukan ketika masa kehamilan dengan aman, dokter gigi tetap mempertimbangkan perlindungan terhadap ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Dokter gigi profesional tentu menyadari bahwa ibu hamil bukanlah pasien yang selalu dalam kondisi optimal. Maka, terkadang dokter gigi menunda perawatan gigi dan mulut terutama pada trimester I dan diakhir trimester III dengan alasan pertimbangan riwayat kesehatan ibu hamil. Ibu hamil juga bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter spesialis kandungan terkait perawatan gigi dan mulut yang akan dilakukan, terutama untuk perawatan yang memiliki faktor risiko, sehingga perawatan yang dilakukan tetap aman.

Ibu hamil perlu memberi tahu dokter gigi jika sedang hamil. Ibu hamil juga perlu memberitahu dokter terkait nama dan dosis seluruh obat yang dikonsumsi, termasuk obat-obatan dan vitamin kehamilan yang diresepkan oleh dokter spesialis kandungan, serta saran medis khusus dari dokter kandungan. Dokter gigi mungkin mengubah rencana perawatan berdasarkan informasi tersebut, sehingga bisa lebih sesuai.

Pemeriksaan rontgen gigi dapat dilakukan selama kehamilan. Dokter gigi akan sangat berhati-hati untuk melindungi ibu dan bayi. Kemajuan teknologi saat ini telah membuat sinar-X jauh lebih aman dibandingkan jaman dahulu. Ibu sebaiknya tidak melewatkan jadwal pemeriksaan gigi karena pemeriksaan rutin menjadi hal yang penting selama kehamilan. Selama hamil terjadi perubahan hormonal yang membuat risiko penyakit periodontal dan gingivitis kehamilan.

Berikan perhatian lebih terhadap gigi dan mulut selama kehamilan. Jika terjadi perubahan seperti adanya gigi berlubang, nyeri tekan, perdarahan, atau pembengkakan gusi selama hamil, segera temui dokter gigi. Rajin melakukan praktik kebersihan gigi dan mulut dapat mencegah dan mengurangi masalah kesehatan rongga mulut. Sikat gigi setidaknya 2x sehari, gunakan benang gigi 1x sehari, dan gunakan obat kumur antimikroba.

Beri tahu dokter gigi terkait masalah terkini. Jika Ibu mengalami morning sickness hingga enggan untuk menyikat gigi, gantilah dengan pasta gigi yang memiliki rasa hambar selama kehamilan. Tanyakan kepada dokter gigi terkait rekomendasi pasta gigi yang sebaiknya digunakan. Bilas mulut dengan air atau obat kumur jika ibu mual di pagi hari dan sering muntah.

Selama hamil, ibu sebaiknya makan makanan sehat dan seimbang sesuai pedoman gizi untuk ibu hamil. Mengidam makanan manis sering terjadi selama kehamilan, namun mengonsumsi camilan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi. Ibu hamil perlu untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman manis.

 

Kontrol ke Dokter Gigi setelah Melahirkan

Jika ibu memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan, temui dokter gigi segera setelah melahirkan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan mulut lengkap. Jika kondisi gigi dan mulut baik selama hamil, setelah melahirkan lakukan kontrol rutin setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.

Ibu sehat, bayi kuat. Sayangi diri dan sayangi bayi sejak dini. Yuk, kontrol ke dokter gigi terbaik di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page