Kinomaster

Millennials Take Over

Ririek Adriansyah selaku Direktur Utama PT Telkom Indonesia mengatakan sejumlah rencana bisnis di bidang digital sebagai pergerakan baru perusahaan ditengah ketatnya persaingan. Perusahaan sudah melahirkan platform digital pengadaan barang dan jasa Pemerintah di Juni Tahun lalu yakni PaDi UMKM ( Pasar Digital UMKM). Tidak hanya itu, hebatnya lagi Telkom secara nyata sudah mengembangkan system yang mana bisa mengecek atau deteksi mereka yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Ririek menjelaskan bahwa efek dari platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah ini yang sudah diluncurkan ini yaitu PaDi UMKM. Menurutnya, secara ekonomi, pergerakan platfrom ini menjadi suatu usaha dalam mengatasi dampak dari pandemic untuk memulihkan UMKM agar kembali Berjaya dan normal kembali dari jatuhnya bisnis di Tahun 2020 ini.

Dikutip dari cnbc Indonesia (02/03/2021), Ririek mengatakan UMKM ini karena lebih dari 60 Juta dan artinya at least 50% sangat bergantung dengan UMKM. Dimana kita tau bahwa UMKM bisa menjadi pelopor pertumbuhan perekonomian negeri ini, sehingga BUMN dating dengan sasaran yang tepat. Ririek juga mengatakan bahwa mereka sudah membangun platform digital pengadaan barang dan jasa Pemerintah ini yang dimulai dari buyernya yaitu BUMN lalu juga terbuka untuk umum. Yang mana semakin update karena  terhubung dengan platform pembayaran e-commerce yang ada di negeri ini sehingga memungkinkan transaksi secara global. Maju ekonomi secara nasional ketika UMKM difasilitasi untuk bangkit.

Ririek juga membeberkan bahwa, berbagai platform digital dari big data, iot dan lainnya sampai platform vertikal dimulai dari Kesehatan, yang paling relevan ada logistic ada UMKM. Mereka tentunya juga tidak bisa bekerja sendirian untuk itu mereka membuka rekanan secara terbuka dari berbagai pihak di BUMN lain dan sektor swasta bersama mewujudkan digitalisasi Indonesia. Sebagai ingatan, platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah (Pasar Digital) yang diluncurkan Juni 2020 adalah platform yang mempertemukan UMKM dengan BUMN yang harapannya bisa mengoptimalkan, kemudian bisa mempercepat, dan selanjutnya bisa mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM serta tak lupa juga memperluas hingga mempermudah UMKM bisa memperoleh akses pendanaan.

Bagi Kementerian BUMN, platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah ini membantu mengawasi belanja BUMN terhadap UMKM. Telkom dalam struktur pembagian kerja PaDi UMKM mempunyai peran pada bagian data centralized aggregator yang mana didalamnya terdapat ada B2B juga. Lalu, 8 BUMN yaitu PT PP Tbk (PP), PT Waskita Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Pupuk Indonesia Tbk, PT Pertamina, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Pegadaian, dan PT PNM akan bertindak sebagai Top BUMN pada delapan kelompok kegiatan UMKM, termasuk Rumah Kreatif BUMN (RKB), dan Community development center (CDC) masing-masing BUMN.

Selanjutnya 3 BUMN akan bertindak sebagai Lembaga pembiayaan pada platform digital pengadaan barang dan jasa Pemerintah ini, yaitu BRI, PEGADAIAN DAN PNM. Hadir dengan diiringi antusias dari para pelaku usaha UMKM pada Agustus 2020 lalu, Pasar Digital UMKM hasil inisiasi Kementerian BUMN dan BUMN lainnya atau dikenal sebagai PaDi UMKM yaitu platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah yang memiliki andil untuk membantu para pelaku usaha UMKM baik kecil, menengah dan besar untuk bertahan dan semakin berkembang di masa yang akan datang bersamaan penggunaan digitalisasi dalam perjalanannya. Tetapi setelah toko Anda berhasil tergabung di pengadaan barang dan jasa BUMN ini, pastikan Anda memperhatikan Syarat transaksi dan bergabung di PaDi UMKM berikut ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page