Kinomaster

Millennials Take Over

dokumen API

Pernahkah Anda mendengar istilah API? Mungkin bagi para developer website sudah tidak asing lagi dengan istilah program satu ini. API ( Application Programming Interface) adalah sebuah aplikasi yang sangat canggih yang bisa meng-interface kan beberapa aplikasi dalam satu aplikasi canggih. Dengan kata lain, keberadaan aplikasi satu ini bisa menyederhanakan program sedang dibuat oleh para developer. Maka tidak heran, aplikasi canggih ini sangat membantu para developer website.

Aplikasi dokumentasi API  ini hanya cukup ditanamkan pada gadget  Anda. Setelah itu akan berkerja dengan sendirinya. Misalnya saja, ketika Anda sedang membutuhkan kamera iPhone untuk pengambilan foto maupun video, dengan adanya API Anda tidak perlu membuat sebuah interface kamera lagi. Akan tetapi Anda hanya butuh  menggunakan API kamera yang sudah tertanam di dalam gadget Anda. Hasil video maupun foto bagus dan berkualitas.

Bagaimanakan Cara Kerja API?

Untuk memahami prinsip kerja API, kita ibaratkan saja Anda sedang mengunjungi sebuah restoran. Ketika Anda mengunjungi sebuah restoran, pasti Anda akan diberikan buku menu yang berisi nama makanan dan penjelasan dari menu makanan tersebut. Setelah Anda memilih salah satu menu yang Anda sukai, maka pramusaji di restoran tersebut akan membuatkan langsung pesanan makanan Anda. Sebagai seorang pelanggan, Anda tidak perlu tahu mengenai bagaimana masakan pesanan Anda dibuat. Yang penting, Anda hanya ingin pramusaji di restoran tersebut menyajikan makanan yang Anda sudah pesan.

Nah, hal ini sama dengan API. Sebagai seorang developer tugas Anda hanya memilih peralatan API saja tanpa harus mengetahui bagaimana cara kerjanya. Jika dianalogikan, API berperan sebagai pramusaji di restoran tersebut yang siap memberikan apa yang Anda butuhkan dan inginkan. API dapat dibilang sebagai sebuah perantara dalam menyampaikan semua keingginan pelanggan dan memberikan pesanan sesuai dengan permintaan para pelanggan.

Contoh real tentang API bisa dilihat dari aplikasi aggergator pencarian tiket penerbangan. Misalnya saja Anda bersama tiga orang teman Anda sedang mencari tiket untuk penerbangan ke Jakarta untuk tanggal 8 Agustus 2021. Di sinilah API akan bekerja dimana Anda akan memperoleh hasil pencarian berupa tiket penerbangan dari beberapa maskapai.

Pada tahap ini aggregator pencarian tiket yang Anda sedang gunakan akan langsung berinteraksi dengan API maskapai penerbangan. API akan langsung memberikan semua data yang Anda minta secara detail mengenai ketersedian maskapai penerbangan, harga dan detailnya.  Bisa disimpulkan, dokumentasi API membantu para developer untuk tidak membuat kode baru dan membangun program dari awal kembali. Selain itu, juga akan mempermudah para penggunanya karena secara langsung bisa mendapatkan data yang dibutuhkan dengan sangat cepat.

API vs Website Service

API dan Websie service tentu saja aplikasi yang berbeda. Web service merupakan sebuah layanan yang bisa diakses dengan menggunakan internet. Untuk korespodennya harus dilakukan dengan melalui pengkodean XML. Pada aplikasi ini, para penggunanya akan mengirim sebuah permintaan yang dideskripsikan menjadi XML. Setelah itu, webisite service akan langsung mengirimkan sebuah respon dalam bentuk pengkodean XML.

Sementara itu,  API akan berkerja menginterface satu layanan dengan layanan lainnya untuk bisa saling terhubung tanpa adanya sisitem pengkodean. Bisa disimpulkan bahwa program dokumentasi API adalah sebuah program interface yang sangat penting khususnya untuk memberikan kemudahan pada para developer dalam membuat suatu program pada website dan aplikasi dnegan sangat mudah dan sangat cepat.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page