Kinomaster

Millennials Take Over

Syarat pakai aplikasi efaktur

Syarat pakai aplikasi efaktur kamu butuhkan saat akan melakukan pelaporan SPT Masa PPN setiap bulannya. Para Pengusaha Kena Pajak harus mengerti apa saja yang harus dipersiapkan agar proses pelaporan bisa berlangsung secara cepat dan efisien. Efaktur sendiri merupakan sebuah aplikasi yang kamu butuhkan untuk membuat dan juga menerbitkan berbagai faktur pajak elektronik atau yang dikenal dengan Bukti Pungutan PPN yang ada dalam bentuk elektronik. Nah faktur perlu kamu buat secara online dengan menggunakan aplikasi efaktur.

Adanya aplikasi efaktur tentunya akan memudahkan kamu dalam proses pengurusan pajak. Dengan kamu tanpa pergi kemana mana kamu sudah bisa menerbitkan faktur pajak sesuai dengan kebutuhanmu. Sebelum kamu menggunakan aplikasi pajak online ini, coba pahami terlebih dahulu terkait syarat pakai aplikasi efaktur.

Berikut Syarat Pakai Aplikasi Efaktur Bagi Pengusaha Kena Pajak

Aplikasi efaktur biasanya akan kamu temukan pada aplikasi pajak online yang sekarang ini sudah banyak berkembang disekitar kita untuk memberikan kemudahan mengurus pajak. Namun sebelum kamu menggunakannya kamu harus menyanggupi segala persyaratannya ya.

1. Punya NPWP

Saat kamu mempunyai usaha dan kamu ingin melegalkan perusahaanmu maka kamu harus mengurus badan usahanya. Mengurus badan usaha gunanya untuk memperoleh nomor NPWP, sehingga nantinya bisa membuat efaktur pajak menggunakan aplikasi efaktur. Nah berikut ini terdapat beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi saat ingin mendapatkan nomor NPWP.

  1. Kamu perlu mengunduh formulir untuk pendaftaran NPWP Badan.
  2. Menyiapkan KTP dari Direktur Perusahaan atau Usaha kemudian fotokopilah.
  3. Kamu juga perlu memfotokopi NPWP yang telah dimiliki oleh DIrektur tersebut atau salah satu pengurusnya.
  4. Lakukan fotokopi pada akta pendirian usaha atau perusahaan.
  5. Fotokopi juga untuk dokumen izin usaha yang kamu punya ya.

 

2. Membuat Permohonan Pengukuhan Usaha Kena Pajak

Sebagai seorang Pengusaha Kena Pajak sesuai dengan aturan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai sejak tahun 1984 harus membayarkan sejumlah hasil usahanya kepada negara atau yang disebut dengan kewajiban PPN. Kewajiban ini senilai 10% dari harga jual yang harus kamu serahkan ke Kas Negara. Nah jika kamu mempunyai omzet per tahunnya lebih dari 4,8 miliar maka kamu harus mempunyai surat pengukuhan Pengusaha Kena Pajak. Sedangkan jika dibawah omzet tersebut kamu juga bisa mengurus pengukuhan Pengusaha Kena Pajak untuk melegalkan usaha yang kamu punya.

Ada beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan untuk memperoleh pengukuhan tersebut. Diantaranya akta pendirian usaha, nomor NPWP yang punya usaha, dokumen perizinan usaha, dan mempunyai surat keterangan usaha atau tempat usahamu yang berasal dari pemerintah setempat. Apabila persyaratan yang ada telah kamu penuhi maka kamu bisa langsung pergi ke kantor pajak untuk memperoleh NPWP. Dan biasanya pihak kantor pajak akan melakukan survey ke tempat usahamu yaa dalam kurun waktu 10 hari kerja.

3. Permintaan Kode Aktivasi & Kode Keamanan

Saat kamu sudah menjadi Pengusaha Kena Pajak maka kamu harus meminta kode aktivasi dan juga kode keamanan atau password. Nah kedua kode ini kamu butuhkan untuk mengakses e-Nofa yang ada di efaktur.pajak.go.id. Dan di website ini pula kamu bisa melakukan permintaan sejumlah nomor faktur secara online. Untuk memperoleh kode tersebut kamu harus mengisi formulir yang tersedia dan apabila sudah ada tanda tangan direktur dan stempel perusahaan maka bisa kamu serahkan ke kantor pajak. Nah kode aktivitasi akan kamu terima lewat Pos Indonesia sedangkan kode keamanan atau password akan kamu terima lewat email yang kamu daftarkan.

4. Sertifikat Elektronik

Sertifikat ini merupakan sebuah identitas formal yang menginformasikan statur subjek hukum ketika melakukan transaksi elektronik. Dimana sertifikat elektronik dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dan berlaku selama 2 tahun sehingga ketika masanya habis harus kamu perpanjang.

Persyaratan untuk pengajuan sertifikat elektronik ini adalah harus isi formulir, siapkan e-KTP dan fotokopiannya, KK Pengurus Usaha dan fotokopinya. Selain itu menyiapkan pas foto pengurus yang bertanggungjawab terhadap usaha, menyeragkan tanda SPT Tahunan PPh Badan, dan juga nama dari pengurus tersebut.

5. Lakukan Registrasi Aplikasi Efaktur dan Menggunakannya

Setelah semua syarat pakai aplikasi efaktur kamu penuhi maka kamu bisa melakukan registrasi aplikasi efaktur secara online. Kemudian jika sudah ajukan permintaan nomor faktur, dimana kamu bisa melakukannya secara online. Jika sudah kamu dapatkan maka lanjut dengan merekam nomor faktur tersebut. Selanjutnya kamu bisa membuat faktur pajak keluaran maupun merekan faktur pajak masukan ya. Nah jika masa pajak telah habis maka kamu harus melaporkan SPT Masa PPN melalui aplikasi pajak online yang kamu gunakan. Dan setelah itu kamu akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik sebagai bukti sah jika kamu telah melaksanakan kewajiban pembayaran pajak.

Demikian syarat pakai aplikasi efaktur yang harus kamu ketahui sebagai Pengusaha Kena Pajak. Semua urusan pajak dari mulai perhitungan hingga pelaporan bisa kamu lakukan dengan mudah jika telah menggunakan aplikasi pajak ini. Jika kamu punya usaha dan mempunyai omzet bagus jangan lupa untuk mengurus NPWP sehingga kamu bisa menunaikan kewajibanmu sebagai warga negara yang baik dan taat pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page