Peran sebagai orangtua bukanlah perkara mudah, karena  tidak ada sekolah yang mengajarkan cara bagaimana menjadi orangtua yang baik dan benar bagi anak. Dan apalagi dalam setiap diri orangtua pasti menginginkan semua hal yang terbaik bagi anak. Namun untuk bisa memberikan yang terbaik bagi anak, orangtua membutuhkan ilmu yang entah itu Anda dapatkan dari saling sharing dengan sesama orangtua, mengikuti pelatihan parenting, membaca kisah-kisah pahlawan dalam Islam dan sebagainya. Banyak orangtua yang alih-alih bertujuan memberikan yang terbaik untuk anak, tetapi malah menempuh jalan yang salah sehingga apa yang diberikan pada anak malah mempunyai dampak jangka panjang yang buruk bagi kehidupan anak.

Salah satu hal yang mempunyai dampak jangkan panjang adalah ajaran tentang manajemen keuangan. Manajemen keuangan yang baik pada anak akan mencerminkan manajemen diri yang baik pula dalam diri anak. Bagi Anda yang anaknya dalam usia 7 sampai 14 tahun mulailah mengajari disiplin dalam mengelola keuangan, karena ini adalah bagian dari pengembangan diri menuju dewasa. Berikut ini 7  Langkah Jitu Mendidik Anak Agar Tidak Menjadi Orang yang Boros di masa depannya nanti:

1. Ajari anak untuk melakukan pekerjaan rumah

Bagi sebagian besar orang tua mengajak anak-anak untuk melakukan pekerjaan rumah mungkin adalah hal yang tidak perlu. Apalagi jika sudah ada pembantu di rumah, pastilah sangat tidak mungkin untuk mengajak anak-anaknya mengerjakan pekerjaan rumah.

Tetapi tidak ada salahnya jika mereka diajari untuk melakukan hal yang memang bisa mereka lakukan sendiri, jadi tidak selalu bergantung pada pembantu rumah tangga. Apakah anda tahu bahwa hal ini secara tidak langsung melatih mereka untuk belajar bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan.

2. Ajari anak membedakan prioritas kebutuhan dan hal yang diinginkan

Dalam hal ini anak harus diajarkan perbedaan antara keinginan dan kebutuhan sejak kecil. Anda pasti sudah tahu bukan perbedaan antara keinginan dan kebutuhan ini?

Ya kebutuhan anak misalnya perlengkapan sekolah, kesehatan, pendidikan, baju, dll itu semua harus anda penuhi tanpa anak meminta. Tetapi untuk keinginan misalnya meminta uang untuk jajan, membeli mainan, atau mungkin hal lainnya yang anak inginkan, maka anda dapat meminta anak untuk melakukan sesuatu dahulu baru kemudian anda penuhi keinginan si anak.

Dengan begitu maka anak akan mulai berpikir bahwa jika mereka menginginkan sesuatu maka mereka harus melakukan sebuah pengorbanan terlebih dahulu.

3. Ajari anak mengenai pentingnya bekerja keras

Walaupun kita ingin agar anak kita selalu hidup tercukupi, bukan berarti kita membiarkan mereka terlena dan melupakan pentingnya bekerja keras.

Apakah anda akan memenuhi semua kebutuhan anak anda selamanya? Tidak bukan? Jika mereka tidak diajarkan mengenai kerja keras dari kecil, maka anak-anak akan terbiasa manja dan dapat berakibat buruk untuk masa depan anak anda nantinya.

4. Ajari anak untuk menyelesaikan persoalannya sendiri

Anak-anak pasti mempunyai persoalan sendiri di dalam kehidupannya. Sesekali biarkan mereka untuk mencoba menyelesaikan persoalan yang dialaminya.

Jangan sampai anda selalu membantunya untuk menyelesaikan masalah si anak ini. Karena jika mereka terbiasa dibantu, maka mereka tidak akan dapat mandiri dan kemampuan berpikir anak untuk memecahkan masalah akan terganggu.

5. Ajari anak bersyukur dari hal-hal kecil

Bagi sebagian besar anak-anak yang hidup dalam taraf kehidupan menengah ke atas yang sudah tersedia semua kebutuhannya terkadang rasa bersyukur kurang mereka dapatkan.

Hal ini karena mereka terbiasa dengan semua kebutuhan yang sudah tersedia. Sesekali coba ajak anak anda untuk melihat sisi lain kehidupan mereka, mungkin ketika berada di jalan mereka di ceritakan tentang kehidupan anak-anak jalanan yang tidak seberuntung mereka.

Hal ini akan sangat baik untuk perkembangan anak anda dan membuat mereka berpikir untuk tidak hidup dengan boros.

6. Kenalkan anak dengan agama

Agama adalah hal penting yang harus dipunya anak sebaga pondai utama agar dia mampu mencerna sendiri baik buruknya segala sesuatu yang dia lakukan, dan perbuatan boros juga dilarang oleh agama, krn dalam Islam misalkan berlebih-lebihan itu tidak boleh, Rasullullah saja mengajarkan kesederhanaan

7. Orang tua mencontohkan dan mempraktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari

Contoh yang baik yang di amati anak adalah orang tua, tentu orang tua ayah dan ibu punya peran penting untuk memberikan contoh yang baik.

7  Langkah Mendidik Anak Agar Tidak Menjadi Orang yang Boros diatas bisa Anda coba dan praktekkan, semoga dapat bermanfaat untuk para orangtua terutama yang baru memiliki anak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *